Deretan Pemain Chelsea yang Tampil Loyo: Siapa Lagi yang Melempem di Baku?
Deretan Pemain Chelsea yang Tampil Loyo: Siapa Lagi yang Melempem di Baku? – Pendahuluan Chelsea kembali gagal meraih kemenangan di ajang Liga Champions. Bertandang ke markas Qarabag FK pada 6 November 2025, The Blues hanya mampu situs bonus new member to 3x bermain imbang 2-2. Hasil ini bukan hanya mengecewakan dari sisi skor, tetapi juga membuka ruang evaluasi terhadap performa individu pemain. Di balik kilau Estevao Willian dan penyelamatan Alejandro Garnacho, sejumlah nama justru tampil melempem dan menjadi sorotan tajam.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap siapa saja pemain Chelsea yang tampil di bawah ekspektasi dalam laga tersebut, bagaimana rotasi ekstrem memengaruhi performa tim, serta dampaknya terhadap posisi Chelsea di kompetisi Eropa.
Latar Belakang Pertandingan
Chelsea memulai laga dengan baik lewat gol Estevao di menit ke-16. Namun, dua kesalahan dari Jorrel Hato membuat Qarabag berbalik unggul. Garnacho menyelamatkan tim dari kekalahan dengan gol penyama di babak kedua. Meski begitu, performa kolektif Chelsea dinilai tidak meyakinkan.
Siapa Lagi yang Melempem?
Berikut adalah daftar pemain Chelsea yang tampil di bawah standar dalam laga kontra Qarabag:
🧱 Djordje Petrovic – Tidak Memberi Rasa Aman
- Rating: 5.5/10
- Komentar: Kiper asal Serbia ini gagal membaca arah penalti dan terlihat gates of olympus ragu dalam beberapa momen. Meski melakukan beberapa penyelamatan, ia tidak memberi rasa aman di bawah mistar.
🧊 Romeo Lavia – Cedera dan Minim Kontribusi
- Rating: 5/10
- Komentar: Lavia kembali mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Sebelum itu, kontribusinya di lini tengah sangat minim. Cedera ini menjadi yang kedelapan sejak bergabung dengan Chelsea.
💤 Noni Madueke – Tidak Memberi Dampak
- Rating: 5.2/10
- Komentar: Madueke gagal memanfaatkan kesempatan sebagai starter. Ia tidak menciptakan peluang berarti dan sering kehilangan bola dalam duel satu lawan satu.
🪫 Alfie Gilchrist – Terlalu Pasif
- Rating: 5.3/10
- Komentar: Bek muda ini tampil terlalu pasif dan tidak memberi kontribusi signifikan dalam membangun serangan maupun bertahan. Ia terlihat bingung dalam transisi.
🧩 Andrey Santos – Tidak Menyatu dengan Permainan
- Rating: 5.4/10
- Komentar: Gelandang Brasil ini kesulitan menemukan ritme permainan. Ia tidak mampu menghubungkan lini tengah dan depan secara efektif.
Rotasi Maresca: Pemicu Ketidakseimbangan?
Enzo Maresca melakukan tujuh perubahan dari laga sebelumnya. Hanya empat pemain yang mempertahankan tempatnya. Strategi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang konsistensi dan chemistry tim.
Dampak Rotasi:
- Minimnya koordinasi antar lini
- Kesulitan membangun ritme permainan
- Pemain kehilangan kepercayaan diri karena peran yang terus berubah
Reaksi Media dan Penggemar
Media Inggris menyoroti performa Estevao sebagai titik terang, tetapi juga mengkritik keras blunder Hato dan strategi Maresca. Di media sosial, banyak penggemar menyuarakan kekhawatiran terhadap arah permainan Chelsea.
“Estevao luar biasa, tapi Chelsea butuh lebih dari satu pemain untuk menang. Rotasi Maresca mulai membingungkan,” tulis salah satu akun penggemar.
Dampak Terhadap Posisi Chelsea
Hasil imbang ini membuat Chelsea tertahan di posisi ketiga grup Liga Champions, dengan 5 poin dari 4 laga. Mereka kini harus menang di dua laga tersisa untuk memastikan lolos ke babak 16 besar.
Penutup
Laga melawan Qarabag menjadi refleksi bahwa Chelsea masih belum menemukan formula terbaiknya. Selain blunder dari Hato, sejumlah pemain lain juga tampil melempem dan gagal memberi kontribusi maksimal. Rotasi ekstrem yang diterapkan Maresca justru memicu ketidakseimbangan dan inkonsistensi.