Sejarah Kue dari Berbagai Belahan Dunia

Sejarah Kue dari Berbagai Belahan Dunia – Pasti seneng makan kue kan, tetapi gimana ya histori kue dari beraneka penjuru dunia. Sejarah yang layaknya ini pasti buat anda gak ngantuk lagi meski lagi bahas sejarah. Apalagi kalau kalian sambil bayangin kue-kue ini, mungkin bukan ngantuk tetapi malah laper.

Sekarang jadi menyadari deh gimana sih sejarahnya kue-kue ini punyai rasa yang lezat dan wujud yang lucu.

Mungkin kue favorit kalian ada di sini? Simak pelajaran histori termanis di bawah ini!

1. Chocolate Chip Cookies

Ini nih kue kering yang seluruh orang lebih-lebih anak-anak suka!

Kue cokelat ini ternyata ditemukan secara tidak sengaja oleh Ruth Wakefield, seorang pengelola penginapan Toll House di Massachusetts, Amerika Serikat. Ditemukannya cemilan tenar ini bermula dari habisnya cokelat tertentu kue punya Ruth Wakefield. Ia lantas menggantikan cokelat tertentu kue dengan potongan cokelat semi-manis punya Nestle.

Eh, alih-alih cokelat itu menyerap ke kue ia malah tampak timbul dan menaikkan aksen unik di kue itu. Karena kesuksesan tersebutWakefield membuat perjanjian dengan perusahaan Nestle. Wakefield berjanji dapat mengijinkan Nestle mencantumkan resep kue ini di kemasannya, pas Nestle dapat tetap menyuplai cokelat bahan chocolate chip cookies.

Chocolate chip cookie jadi makanan penutup terpopuler di Amerika Serikat. Ia termasuk jadi cemilan favorit tentara Amerika yang tengah berperang di luar negeri.

2. Jumble

Jumble adalah camilan berbahan dasar tepung yang dapat diberi beraneka macam topping. Asal-usul kata “Jumble” sebenarnya tidak begitu jelas. Ia bisa saja berasal dari kata “Gimbal” atau “Gimal” yang berarti “dua cincin yang disatukan”.

Ada termasuk yang menyatakan Jumble mampir dari kata Latin, “Geminus” (ya, layaknya zodiak Gemini) yang berarti “kembar”.

Berbeda dengan cemilan layaknya Pretzel yang melalui sistem direbus, adonan Jumble dibentuk bulat lantas dibakar.

Jumble adalah kudapan bagi orang-orang kaya pada abad ke 7 di Eropa. Karena cukup tahan lama, Jumble kerap dibawa sebagai bekal pas bepergian.

Mulai abad ke18, Jumble jadi kudapan favorit di Amerika Serikat. Rasa Jumble yang paling tenar adalah jumble cokelat.

3. Macaron

Kamu pasti suka dong, dengan kue beraneka warna ini? Macaron pertama kali nampak di tahun 1553 pada pernikahan Raja Henry II dari Perancis. Awalnya, ia cuma kue kecil tanpa mengisi yang punyai beraneka warna.

Pada awal tahun 2000-an, Pierre Desfontaines punyai gagasan untuk beri tambahan krim ditengah kue agar bisa melekatkan dua buah macaron.

Macaron yang dibikin dari tepung almond, gula dan telur ini jadi kudapan paling tenar di Perancis. Mulai beberapa tahun lalu, kue imut ini termasuk mulai in di Indonesia.

Baca Juga: Rahasia Membuat Sushi Seperti Restoran Mahal

4. Fortune Cookie

Kue yang kerap dijumpai di restoran China ini punyai kertas bertuliskan kata-kata bijak ditengahnya. Katanya sih, kata-kata bijak itu bisa sesuai dengan persoalan yang tengah anda hadapi.

Menariknya, kue ini bukan berasal dari Cina lho. Fortune Cookie justru berasal dari Kyoto, Jepang. Pada awalnya kue ini lebih dikenal dengan “tsujiura senbei” ( 辻占 せんべい) yang dibikin dari campuran wijen dan kecap asin.

Selama perang dunia II, lebih dari 100,000 tentara Amerika yang di tempatkan di Jepang mulai mengenal kue ini. Cina menyaksikan perihal ini sebagai kesempatan usaha agar ia mulai produksi kue ini sebagai hidangan penutup.

Saat ini, rasa fortune cookie sudah diadaptasi agar lebih bisa di terima seluruh lidah. Fortune cookie kini lebih manis dengan sedikit rasa vanila.

5. Gingerbread (Kue Jahe)

Berasal dari abad pertengahan Inggris, “Gingerbread” berarti “jahe yang di awetkan”. Kue ini nampak pertama kali di Eropa pada abad ke 11. Saat itu, pelaut Eropa mempunyai jahe dari hasil perburuan mereka ke Asia dan Timur Tengah.

Di akhir abad ke 11, pembuat kue jahe ini sudah tersebar di seluruh Eropa. Pada tahun 1296 di Kota Ulm, Jerman, kue jahe bersifat anak kecil dengan mata dan senyuman mulai di buat.

Sepanjang abad 15-16 pembuat kue jahe jadi profesi yang cukup penting. Hanya pembuat kue jahelah yang boleh produksi kue ini.

Pada akhir abad ke 16, rumah-rumahan yang di bikin dari kue jahe mulai di perkenalkan sebagai kebiasaan natal di Jerman. Kebiasaan ini tetap berlanjut sampai sekarang.

6. Spritz

Spritz berasal dari bahasa Jerman “Spritzen” yang berarti “untuk di muncratkan”. Ini sesuai dengan wujud kue ini, yang seakan ikuti muncratan dari alat pembuatnya.

Kue yang kerap bersifat layaknya huruf “S” atau huruf “O” ini umumnya di sajikan dalam keadaan natal di Jerman dan di negara Skandinavia. Tradisi untuk membuat Spritz di turunkan dalam keluarga. Biasanya generasi seterusnya dapat membuat kue spritz sesuai dengan resep orang tua mereka.

Kalau di Indonesia, kadangkala spritz ini termasuk jadi kue lebaran bersama nastar dan lidah kucing.

7. Peanut Butter Cookie

Kue ini biasa di temui di Indonesia pas lebaran. Tapi tahukah kamu, kalau pada awalnya kue ini di ciptakan melalui sistem riset yang panjang?

Pada tahun 1897 sebuah artikel di “Popular Science News” mengkaji penggunaan selai kacang sebagai pengganti mentega. George Washingon Carver, seorang ilmuwan asal Amerika lantas mengembangkan analisis ini.

Resep kue selai kacang pertama di bikin pada tahun 1902 di Pennsylvania, Amerika Serikat. Resep yang di terbitkan oleh Mr. Rorer’s New Cook Book ini memberi saran agar adonan di ratakan dengan menggunakan garpu.

Cara ini terbuksti membuat kue lebih masak merata dan sekaligus dapat jadi isyarat bagi orang yang alergi kacang.

8. Brownies

Brownies tenar dengan tekstur uniknya. Teksturnya terdapat di antara cake dan cookie, agak sedikit keras tetapi senantiasa lembut.

Pencipta kue brownies adalah seorang juru masak dari Hotel Chicago Palmer di abad ke 19. Ia meraih pesana dari Bertha Palmer, seorang pengusaha wanita yang inginkan menyelenggarakan pesta di hotel tersebut. Bertha inginkan hidangan penutup yang lebih gampang dari sepotong kue, tetapi senantiasa punyai karakteristik layaknya kue.

Topping brownies pertama yang di gunakan adalah kacang walnutz dan lapisan buah apricot. Setelah di kenal luas di seluruh dunia, brownies mulai di sajikan sebagai pendamping hidangan penutup lain layaknya es krim dan buah.

Bahkan sekarang anak kos termasuk bisa buat brownies kukus menggunakan magic com. Gimana, tertarik coba bikin?